Perum Bulog berharap adanya suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna mendukung rencana pengadaan 4 juta ton beras. Dukungan anggaran dinilai penting agar Bulog dapat menjalankan penugasan pemerintah secara optimal, khususnya dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras di pasaran. Pengadaan beras dalam jumlah besar ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan nasional, kutip main300.
Menurut Bulog, keterlibatan APBN akan membantu memperlancar proses pembelian beras dari petani dalam negeri maupun sumber lain yang telah ditetapkan. Dengan dukungan dana yang memadai, Bulog dapat menyerap hasil panen petani secara maksimal, sekaligus mencegah anjloknya harga gabah di tingkat petani. Langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani serta menjaga keseimbangan rantai pasok beras nasional.
Selain menjaga stok, pengadaan 4 juta ton beras juga berperan strategis dalam mengantisipasi gejolak pangan akibat perubahan iklim dan kondisi global. Bulog menilai suntikan APBN bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga bentuk komitmen negara dalam menjamin ketahanan pangan. Dengan cadangan beras yang kuat, pemerintah diharapkan lebih siap menghadapi situasi darurat dan menjaga daya beli masyarakat.