Diplomasi bebas aktif Indonesia kembali mendapat sorotan ketika perannya diuji dalam forum Dewan Perdamaian internasional. Sebagai negara yang sejak awal menganut prinsip tidak berpihak pada kekuatan besar mana pun, Indonesia dituntut mampu bersikap tegas namun tetap netral dalam menyikapi berbagai konflik global. Posisi ini menjadi tantangan tersendiri di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks dan sarat kepentingan, kutip mono77.
Dalam forum Dewan Perdamaian, nilai diplomasi bebas aktif tercermin dari upaya Indonesia mendorong dialog, gencatan senjata, serta penyelesaian konflik melalui jalur damai. Indonesia berperan sebagai jembatan komunikasi antara negara-negara yang berseberangan kepentingan, tanpa kehilangan independensinya. Sikap ini menunjukkan konsistensi Indonesia dalam menjalankan amanat konstitusi untuk ikut serta menciptakan perdamaian dunia.
Namun demikian, penerapan diplomasi bebas aktif tidak lepas dari kritik dan tekanan internasional. Indonesia harus mampu menyeimbangkan idealisme perdamaian dengan kepentingan nasional serta realitas politik global. Ujian di Dewan Perdamaian ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran Indonesia sebagai aktor diplomasi yang kredibel, berprinsip, dan relevan dalam menjaga stabilitas serta perdamaian internasional.